Photo
erstudio:

Tadaaaaaa! Hello Tumblrist Surabaya,
SURABAYA TUMBLR MEET UP | @ Taman Lansia Gubeng Surabaya | Saturday, April 7th, 2012 | 9:00 AM | Dresscode: Blue
Bring your own snacks and dare to get more friends!
RSVP: Ersti 082141938929 | Luthfi 085649474040 Just type: YOURFULLNAME_TUMBLRUSERNAME and send it from your cellphone!
Thanks and spread this info :D

mudah2an banyak yang datang..Amiinn..

erstudio:

Tadaaaaaa! Hello Tumblrist Surabaya,

SURABAYA TUMBLR MEET UP | @ Taman Lansia Gubeng Surabaya | Saturday, April 7th, 2012 | 9:00 AM | Dresscode: Blue

Bring your own snacks and dare to get more friends!

RSVP: Ersti 082141938929 | Luthfi 085649474040 Just type: YOURFULLNAME_TUMBLRUSERNAME and send it from your cellphone!

Thanks and spread this info :D

mudah2an banyak yang datang..Amiinn..

Photoset

1 - 4 September 2011

perjalanan mudik Lebaran 1432 H

Link

luthfirizkifitriana:

Related to this post from my tumblr:
Tumblrist Surabaya, Meet Up, yuk?

Pengen deh, di Surabaya diadakan Tumblr Meet Up (yang notabene belum pernah diadakan), tapi saya bingung mau ajak siapa, karena sepertinya followers yang berdomisili di Surabaya (sepertinya) sedikit sekali di list…

(via zunizone)

Text

Kesederhanaan Nabi Muhammad SAW

Ketika Islam telah memiliki pengaruh yang sedemikian kuat dan disegani, dan ketika para raja-raja di Romawi bergelimang harta, maka Rasulullah masih saja tidur beralaskan tikar di rumahnya yang sederhana.Kalau ada pakaian yang koyak, Rasulullah menambalnya sendiri, tidak menyuruh isterinya. Beliau juga memerah sendiri susu kambing, untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual.
Setiap kali pulang ke rumah, bila dilihat tiada makanan yang siap untuk dimakan, sambil tersenyum, Rasulullah menyingsing lengan bajunya untuk membantu isterinya di dapur.
Ummul Mukminin ‘Aisyah menceritakan: ”Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumah tangga.”
Jika mendengar adzan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat pulang kembali sesudah selesai sholat. Pernah Rasulullah pulang pada waktu pagi. Tentulah Rasulullah amat lapar waktu itu. Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan. Yang mentah pun tidak ada karena Ummul Mukminin ‘Aisyah belum ke pasar.
Maka Nabi bertanya, “Belum ada sarapan ya Khumaira?” (Khumaira adalah panggilan mesra untuk Ummul Mukminin ‘Aisyah yang berarti ‘Wahai yang kemerah-merahan’).
Aisyah menjawab dengan agak serba salah, “Belum ada apa-apa wahai Rasulullah.” Rasulullah lantas berkata, ”Kalau begitu aku puasa saja hari ini.” tanpa sedikit tergambar rasa kesal di wajahnya.
Ini sesuai dengan sabda Rasulullah, “sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik dan lemah lembut terhadap isterinya.”Prihatin, sabar dan tawadhu’nya Rasulullah SAW sebagai kepala keluarga.
Pada suatu ketika Rasulullah menjadi imam solat. Para sahabat melihat pergerakan Rasulullah antara satu rukun ke satu rukun yang lain amat sukar sekali. Kemudian, mereka mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh Rasulullah  itu bergeser antara satu dengan yang lain. Umar yang tidak tahan melihat keadaan Baginda itu langsung bertanya setelah selesai sholat :
“Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah Tuan menanggung penderitaan yang amat berat, Tuan sakitkah ya Rasulullah?”
“Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat dan segar”
“Ya Rasulullah… mengapa setiap kali Tuan menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh Tuan? Kami yakin engkau sedang sakit…” desak Umar penuh cemas.
Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat sangatlah terkejut. Perut Rasulullah yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil, buat menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh Rasulullah.
“Ya Rasulullah! Adakah bila Tuan menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kami tidak boleh menyediakan untukmu ya Rosulullah ?”
Lalu Baginda menjawab dengan lembut,
”Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apa yang akan aku jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?” “Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah ALLAH buatku”

Baginda Rasulullah tak pernah  merasa canggung sedikitpun, walaupun makan di sebelah seorang tua yang penuh kudis, miskin dan kotor.
Seolah-olah anugerah kemuliaan dari Allah tidak dijadikan sebab untuk merasa lebih dari yang lain, ketika di depan umum maupun dalam keseorangan.
Ketika pintu Syurga telah terbuka, seluas-luasnya untuk Rasulullah, Rasulullah masih saja berdiri di waktu-waktu sepi malam hari, terus-menerus beribadah, hingga pernah Rasulullah terjatuh, lantaran kakinya sudah bengkak-bengkak. Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemauan jiwanya yang tinggi. Hingga ditanya oleh Ummul Mukminin ‘Aisyah,
“Ya Rasulullah, bukankah engkau telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah payah begini?”
Jawab Baginda dengan lunak,
“Ya ‘Aisyah, bukankah aku ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur.”
Ahmad mengeluarkan dengan isnad yang shahih, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma, dia berkata, “Umar bin Al-Khaththab ra. bercerita kepadaku,
“Aku pernah memasuki rumah Rasulullah Shallailahu Alaihi wa Sallam, yang saat itu beliau sedang berbaring di atas selembar tikar. Setelah aku duduk di dekat beliau, aku baru tahu bahwa beliau juga menggelar kain mantelnya di atas tikar, dan tidak ada sesuatu yang lain, Tikar itu telah menimbulkan bekas guratan di lambung beliau. Aku juga melihat di salah satu pojok rumah beliau ada satu takar gandum. Di dinding tergantung selembar kulit yang sudah disamak. Melihat kesederhanaan ini kedua mataku meneteskan air mata.”
“Mengapa engkau menangis wahai Ibnul-Khaththab?” tanya beliau “Wahai Nabi Allah, bagaimana aku tidak menangis jika melihat gurat-gurat tikar yang membekas di lambung engkau itu dan lemari yang hanya diisi barang itu saja? Padahal Kaisar-Kaisar hidup di antara buah-buahan dan sungai yang mengalir. Engkau adalah Nabi Allah dan orang pilihan-Nya, sementara lemari engkau hanya seperti itu.
“Wahai Ibnul-Khaththab, apakah engkau tidak ridha jika kita mendapatkan akhirat, sedangkan mereka hanya mendapatkan dunia? “
Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu, ketika belum memeluk islam adalah pengusaha besar dengan tokonya yang banyak. Tapi ketika masuk islam, semua hartanya habis di korbankan untuk agama, bahkan pada perang Tabuk, beliau berpakaian dari Karung Goni
Mus’ab bin Umair radhiyallahu ‘anhu, sebelum memeluk islam merupakan pemuda tampan dari keluarga kaya, dengan pakaian berharga 200 dirham. Parfumnya dapat dikenal setiap orang jika ia melintas. Tapi setelah masuk islam, semua ditinggalkan bahkan pakaiannya hanya ada 1 helai, itupun lusuh. Ia meninggal syahid dengan tubuh yang tercabik-cabik tangannya dan ditembus tombak badannya.
Merekalah segelintir orang yang diberi kemewahan tapi akhirnya lebih memilih kesederhanaan, sehingga mereka menjadi orang yang sukses dunia akhirat bahkan mereka diridhoi oleh Rabb penguasa alam.
Sahabat…., Begitulah dunia dimata Junjungan nabi kita SAW dan para sahabatnya…
Bagaimana dunia di sisi kita ?

ahh.. tulisan ini hanyalah untuk mengingatkan pada diri kita terutama diri saya sendiri yang akhir - akhir ini terlalu melulu masalah dunia, saya jadi teringat dengan sabda Rasulullah “Andai dunia ini di sisi Allah senilai sehelai sayap nyamuk, niscaya Allah tidak akan memberi minum kepada orang kafir walau hanya seteguk” (H.R Termidzi)

Text

4 Kebaikan Di Dunia

1. Hati yang selalu bersyukur

2. Lisan yang selalu berdzikir

3. Tubuh yang sabar ketika mendapat cobaan

4. Istri yang tidak khianat

dari 1 hingga 4 merupakan pemberian Allah yang tidak dapat di gantikan dengan dunia dan seisinya..

                                                       سبحان الله

Quote
"egois = menghargai pemikiran dan hasrat diri sendiri"
Quote
"Peace doesn’t exist if there is no dark"

— Blood Stain Child

Video

-GENKI SUDO-

gw pengen bisa Syncronize Robotic Movement Dance..

hahha

Text

mulut.perut.senyum

Suatu hari ada sayembara dari kerajaan yang sangat tersohor di muka bumi. Isi sayembara tersebut adalah apabila ada seseorang yang dapat menjawab tiga pertanyaan dari sang raja maka ia akan di jodohkan oleh putrinya. Dimana putri itu sangatlah anggun dan memiliki akhlak yang sangat terpuji..

Tibalah hari itu, banyak pria yang hadir pada acara sayembara tersebut. Pria yang pertama maju kemudian ditanya oleh sang raja

“Hai ksatria pertanyaanku tidaklah sulit tetapi membutuhkan hati dan akalmu untuk menjawab, Apakah yang paling tajam di dunia ini?”.

Dengan lantang pria itu menjawab “mata pisau wahai paduka”

“salah!! penggal dia” sentakan dari sang raja.

Semua pria yang menunggu langsung meninggalkan acara sayembara karena jika salah menjawab akan di penggal dan hanya menyisakan satu pria yang siap menjawab pertanyaan dari sang raja.

“Wahai Rojul apakah engkau sudah siapkan jawaban untuk pertanyaan pertama?” tanya sang raja.

Rojul menjawab “Sudah, jawabannya adalah MULUT”.

Sang raja kemudaian bertanya kembali “Apa yang kejam di dunia ini?”

PERUT ya baginda raja” jawab pria tersebut dengan tersenyum.

pertanyaan terakhir dari sang raja adalah “Apa yang paling indah di dunia ini?”

SENYUMAN” jawab sang Rojul.

Singkat cerita akhirnya sang Rojul menikah dengan putri raja.

MAKNA DARI CERITA besok aja ngantuk yang buat cerita.

Photo
ini kondisi di dalam Laboratorium Thermodinamika yang sedang di kejar deadline pengumpulan PRA DESAIN PABRIK..
Terjadi diskusi yang teramat alot sehingga menjadi memanas antara kedua partner ini..
woarrrr..
- gw disini cuman penonton dan mesem..hehe

ini kondisi di dalam Laboratorium Thermodinamika yang sedang di kejar deadline pengumpulan PRA DESAIN PABRIK..

Terjadi diskusi yang teramat alot sehingga menjadi memanas antara kedua partner ini..
woarrrr..

- gw disini cuman penonton dan mesem..hehe